21 Penyakit yang Tidak di Tanggung BPJS

BPJS Kesehatan merupakan salah satu andalan masyarakat dalam berobat.

Karena BPJS Kesehatan merupakan bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat di bidang kesehatan. Namun, di ketahui ada sejumlah penyakit yang tidak di tanggung BPJS.

Seperti program kesehatan lainnya, BPJS memiliki sejumlah ketentuan tentang jenis penyakit apa yang bisa dan tidak bisa di tanggung.

Oleh karena itu, tidak semua layanan kesehatan benar-benar dapat di akses melalui BPJS Kesehatan.

Lalu layanan kesehatan apa saja yang tidak bisa di tanggung oleh BPJS Kesehatan?

Pemerintah tidak menyebutkan “penyakit yang tidak atau penyakit yang di tanggung BPJS”. Namun sebenarnya sama dengan asuransi kesehatan tradisional, ada beberapa jenis penyakit yang tidak di tanggung oleh asuransi sosial ini.

Daftar 21 Penyakit yang Tidak di Tanggung BPJS:

Namun, jika melihat ketentuan Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang jaminan kesehatan, setidaknya ada 21 penyakit yang tidak di tanggung BPJS Kesehatan.

Berikut daftar 21 penyakit yang tidak di tanggung BPJS:

  1. Penyakit berupa wabah atau kejadian luar biasa.
  2. Perawatan yang berhubungan dengan kecantikan dan estetika, seperti B. operasi plastik.
  3. Susunan gigi seperti behel.
  4. Penyakit akibat kegiatan kriminal seperti penyerangan seksual atau kekerasan.
  5. Penyakit atau cedera akibat melukai diri sendiri atau percobaan bunuh diri.
  6. Penyakit akibat konsumsi alkohol atau kecanduan narkoba.
  7. Pengobatan infertilitas atau kemandulan.
  8. Penyakit atau cedera akibat kejadian yang tidak dapat di hindari, seperti B. Perkelahian.
  9. Pelayanan kesehatan yang di berikan di luar negeri
  10. Perawatan dan tindakan medis di kategorikan sebagai eksperimen atau eksperimen.
  11. Obat komplementer, alternatif, dan tradisional di nyatakan tidak efektif berdasarkan penilaian teknologi kesehatan.
  12. Kontrasepsi.
  13. Perawatan kesehatan rumah tangga.
  14. Pelayanan kesehatan yang tidak sesuai yang terdiri dari rujukan mandiri dan pelayanan kesehatan lain yang tidak sesuai.
  15. Pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang tidak bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, kecuali dalam keadaan darurat.
  16. Tunjangan perawatan kesehatan untuk penyakit atau cedera akibat kecelakaan kerja atau hubungan kerja yang di tanggung oleh asuransi kompensasi kerja atau di tanggung oleh pemberi kerja
  17. Manfaat kesehatan yang di jamin oleh asuransi kecelakaan lalu lintas wajib sampai dengan nilai yang di tanggung oleh asuransi kecelakaan lalu lintas sesuai dengan hak kelas peserta.
  18. Pelayanan kesehatan tertentu yang terkait dengan Kementerian Pertahanan, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara.
  19. Pelayanan kesehatan yang di selenggarakan dalam pelayanan sosial.
  20. Layanan yang sudah tercakup dalam program lain.
  21. Pelayanan lain yang tidak terkait dengan pelayanan jaminan kesehatan yang di berikan.

Makanya sejumlah penyakit tidak di tanggung BPJS Kesehatan. Jangan salah, penyakit Anda bahkan tidak menutupi Anda.

Semoga artikel ini bermanfaat, terimakasih.

 

Leave a Comment